Oleh: m2b2008 | 5 Juni 2009

Communicating with the World Consumer

by : Nina Usdayani

Secara umum, setiap perusahaan mengalami berbagai macam perbedaan antar beroperasi dalam pasar domestik (home market) dengan pasar luar negeri atau pasar internasional. Sebagian besar perbedaan tersebut berkaitan dengan faktor ekonomi, budaya, hukum, teknologi dan persaingan. Apabila karakteristik kunci sebuah pasar domestik (seperti legilasi, media dan pesaing) dibandingkan dengan karakteristik pasar internasional diketahui, maka tingkat kompleksitas dan ketidakpastian dapat dievaluasi dengan jelas. Teknologi yang semakin maju memunculkan banyak media baru yang memungkinkan perkembangan komunikasi pemasaran seperti interactive television, Internet, E-commerce, interactive telephone, dan faxing. Hal ini menyebabkan perubahan segmentasi pasar, serta cara berkomunikasi dengan mereka. Jadi komunikasi perusahaan harus dirancang untuk membantu perkembangan perbuatan baik dan memberi informasi yang akurat dan tepat waktu, khususnya situasi krisis.

Kemudian faktor penggerak budaya lebih membuat komuniksi pemasaran tersegmen tetapi jangkauannya sangat luas. Budaya tertentu akan menerima komunikasi yang sesuai dengan budaya mereka. Berdasarkan pendekatan budaya, dikenal dua jenis budaya berdasarkan pengaruh komunikasinya, yaitu high-context dan low-context cultures. Negara-negara yang menganut high-context cultures seperti Jepang, Indonesia, Korea, dan negara-negara di Asia pada umumnya. Sedangkan negara-negara yang menganut high-context cultures adalah Amerika Serikat, Jerman, Inggris, dan lain-lain. Karena adanya perbedaan tersebut maka diperlukan strategi komunikasi global yang efektif sehingga produk dapat diterima secara global dengan biaya yang efisien sehingga profitabilitas meningkat.Hal ini rupanya sangat disadari oleh salah satu perusahaan telekomunikasi ternama di dunia, yaitu Sony Ericsson. Sony Ericsson sangat perlu memperhatikan komunikasi pemasaran global yang berkontribusi dalam membuat brand Sony Ericsson berkembang. Sebagai salah satu perusahaan internasional yang ternama, Sony Ericsson juga  tidak terlepas dari usaha untuk selalu beradaptasi dengan kebudayaan (culture) dari wilayah di mana produk Sony Ericsson dipasarkan.

Download


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: